Berapa gaji wartawan ?

Animo masyarakat terhadap Trans TV merupakan salah satu isyarat bahwa pofesi wartawan/jurnalis apakah sebagai produser, presenter atau reporter cukup tinggi. Tidak seperti 10 tahun lalu ketika televisi terbatas pemiliknya kepada pengusaha Cendana, kini dengan lebih dari 6 saluran, televisi menjadi bisnis menarik dan juga menyedot minta para lulusan perguruan tinggi.

Media massa dimana-mana memang tidak pernah berhenti booming. Dengan adanya televisi kabel seperti Astro dari Malaysia, dan beberapa penyedia jasa telvisi kabel sebelumnya mungkin makin menariklah dunia televisi. Glamour televisi dengan pelaporan sangat intensif ketika kejadian penting berlangsung seperti saat lebaran dan tahun baru, maka peluang menjadi presenter merupakan sesuatu yang ditunggu-tunggu. Apalagi latar belakang pendidikan tidak hanya terbatas mereka yang berasal dari jurusan jurnalistik atau fakultas komunikasi. Menjadi jurnalis terbuka bagi siapapun.

Lalu berapa penghargaan terhadap profesi ini ? Awal taun 1990-an ketika pegawai negeri masih dengangaji Rp 100.000, sebuah koran nasional sudah memberikan gaji pokok Rp 400.000 bahkan majalah mingguan terkemuka sudah memberikan gaji lebih dari itu bagi jurnalis muda. Saat itu profesi jurnalis atau apalagi presenter di televisi masih sangat terbatas. Berita masih dimonopoli oleh televisi. Bahkan ada ketentuan televisi swasta tidak boleh mengeluarkan berita ! Sungguh luar biasa tetapi saat itu masih dimaklumi.

RCTI memulai dengan seputar Indonesia yang saat itu dikategorikan bukan berita tetapi informasi. Entah karena lobi kuat pemilik RCTI kepada pemerintah atau menggolongkan Seputar Indonesia bukan berita tetapi informasi, maka era pemberitaan televisi swasta sudah dimulai. Profesi presenter dan repoter sudah semakin terbuka dan semakin berkualitas. Gaji presenter juga sudah mulai bernilai jutaan rupiah.

Sesudah era reformasi dan keterbukaan, beberapa tahun terakhir lalu TransTV memberikan jurnalis muda posisi gaji sekitar Rp 1.500.000. Ini adalah gaji start seorang karyawan di bidang media. Bila sudah bekerja lebih dari lima tahun kemungkinan skala gajinya bergerak antara Rp 3.000.000 sampai Rp 5.000.000. Skala ini bisa saja bervariasi tergantung dari prestasinya. Angka-angka tersebut juga relatif tergantung dari kualitas rekrutan jurnalis tersebut.

Sebuah koran nasional seperti Kompas juga memberikan gaji awal cukup besar kepada repoter barunya. Jumlah sekarang mungkin di atas Rp 1.500.000 namun mungkin juga di atas Rp 2.000.000 tergantung darimana rekrutannya. Bisnis Indonesia mungkin lebih tinggi memberikan gaji awalnya kepada para wartawannya. Demikian juga majalah mingguan Tempo memberikan imbalan besar bagi wartawan barunya.

Jika berkarir di atas lima tahun, kisaran gaji akan bergerak Rp 5.000.000 juta ke atas di sebuah media besar di Jakarta apakah itu Kompas, Tempo atau televisi seperti TransTV. Gaji itu belum tunjangan lainnya apakah kesehatan, pendidikan, transportasi. Fasilitas mobil dan rumah juga biasa diberikan kepada wartawan yang memiliki posisi tertentu. Dengan kata lain, posisi sebagai wartawan di beberapa media besar sudah cukup lumayan.

Media cetak atau elektronik lainnya gajinya akan di bawah angka tersebut namun tetap mencukupi bagi sebagian dan mungkin kurang bagi sebagian lainnya.

Di media internasional seperti BBC Indonesia, misalnya take home pay, istilahnya, atau gaji yang diterima setiap bulan bisa lebih dari 1.000 poundsterling untuk staf baru. Angka ini bisa naik di atas 2.000 poundsterling per bulan jika bekerja lebih lama lagi. Di VOA Amerika atau ABC Australia kisaran gajinya mungkin lebih besar atau juga lebih kecil. Namun pada umumnya sekitar angka tersebut tetapi ada fasilitas umum yang memang lebih baik di luar negeri.

Berapa level gaji Anda sebagai jurnalis ? Silahkan kalau ada komentar baik dari calon jurnalis maupun praktisi ?

This entry was posted in Business, Jobs, Jurnalistik. Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

187 Comments

  1. Posted November 12, 2009 at 5:04 am | Permalink

    Salam kenal semua…
    Buat teman2 jurnalis, ada yang mau berbagi dengan saya gk mengenai dunia jurnalis, tv, koran dan sejenisnya..

    Jika berkenan saya ingin langsung bertemu dengan tmn2 jurnalis, bisa berbagi ilmu dengan saya. Ini data2 saya :
    Nama : Agus
    HP : 081932453963
    Tinggal di : Jakarta Barat

    Terima Kasih sebelumnya..

    (Saling berbagi akan mendatangkan anugerah bagi sesamanya)

  2. jefira
    Posted December 4, 2009 at 3:52 pm | Permalink

    saya bekerja di GATRA majalah baru saja gajinya lumayan 2,1juta belum termasuk transport liputan sistemnya klaim transport. Lumayan gede dan tahun kedua gajinya berangsur naik. Lumayan lah… Cuma GATRA jarang recruit dan seleksinya sangatlah ketat.

  3. Posted December 5, 2009 at 7:26 pm | Permalink

    Memang c kecil, tapi bukan berarti tidak bisa makan kan??
    Semuanya itu tergantung pribadi masing2…

  4. jefira
    Posted December 10, 2009 at 3:26 pm | Permalink

    Yang enak itu kaya akan pengalaman dan ilmu. Banyak loh jurnalis yang dapet short course di luar negeri atau dapat beasiswa S2 gtu. Trus juga pastinya jadi jurnalis akan merasakan indahnya bertualang liputan ke luar kota atau ke luar negeri.

    Enaknya lagi jadi jurnalis juga akan merasakan fasilitas perjalanan sekelas dengan atasan2 negara. Jadi walaupuln gaji gak seberapa kayak akan pengalaman dan ilmu itu lebih amaze!

  5. MasBon
    Posted December 16, 2009 at 3:18 pm | Permalink

    Wah wah….., ternyata segitu yah???
    oh….untung aku gak kerja di TV.

    Aku seh ngiranya guuuedek banged, diatas 5jutaan gitu untuk penyiar berita. Soalnya, aku liatnya rapih2…dan pakaian bagus2 gitu, muka menor2. Oh…mungkin itu pakaian dari pinjam yah…dari sponsor.

    Yah, mudah2an dengan gaji segitu, mereka bisa mengatur keuangannnya dan bisa mencukupi untuk hidupnya.

    Jangan lupa Nabung.

  6. Posted December 23, 2009 at 3:28 am | Permalink

    gaji segitu bisa gag yaa bwt ambil motor baruuuuuu!!!!!!!!!!!!!!!
    klo 3000.000 gw bisa tabungin bwt nyokap pergi haji tuh …
    amieennnnnnn……….

  7. hooligan
    Posted December 25, 2009 at 6:04 am | Permalink

    kalau kerja di majalah perempuan yang dua mingguan gitu, gajinya berapaan yah? saya sedang dalam tahap rekruitmennya, nih… kalo sedikit, mending saya ambil tawaran lain, hehe..

  8. Dhe2
    Posted January 2, 2010 at 9:53 am | Permalink

    menurut saya pekerjaan tidak akan nikmat di kerjakan kalo tujuan utamanya materi.. karne yang namanya meteri tuh gak akan ada puas-puasnya fren…. yang penting situasi kerja yang enak, tenang tidak dibawah tekanan manapun betul gak….. lg bingung nech menentukan sikap: jadi pengajar atau jadi jurnalis ya????

  9. Posted January 28, 2010 at 2:01 pm | Permalink

    Di Jawa Pos, gaji pokok awal 2,5 ( dibayarkan tanggal 29). tunjangan prestasi 1, 5 ( dibayar tanggal 15). tunjangan kemahalan Rp 600 rb, tunjangan kesehatan plus penugasan luar negeri. fresh graduate terima 5,2 minimal.

  10. Posted January 31, 2010 at 4:05 pm | Permalink

    nah buat para wartawan yang ingin mencari kerja dan mendapatkan gaji yg lumayan, kebetulan saya sedang browsing di kaskus dan mendapatin thread yang sedang membtuhkan wartawan, silakan melamar disana jika berminta.. tq^^

    ini threadnya http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3261804

  11. Posted February 8, 2010 at 5:58 am | Permalink

    gw kerja di trans tv dari taun 2005.sekarang gaji pokok 2,3jt plus uang makan 12000/hari krja. februari ini naek lg kita liat brp….

  12. wong ndeso
    Posted February 9, 2010 at 2:50 pm | Permalink

    mending jadi guru bersertifikasi..minimal gaji Rp 5 juta..hidup ayem..jam 1 dah pulang rumah.kerja ndak iburu2 deadline……….
    jadi wartawan cuma nggaya………gajinya?sama dgn PNS pesuruh SD…kacian deh lu..ini fakta bung…….

  13. binun
    Posted February 10, 2010 at 4:28 am | Permalink

    bingung gw.. umur uda mw 29.. idealisnya masih pengen masuk broadcast tp denger2 gajinya kecil..
    mo terusin yg kantor skrg uda ga ada motivasi lg..

  14. ehem
    Posted February 11, 2010 at 1:14 pm | Permalink

    @wong ndeso : profesi itu pilihan bung. kalo gaji rp5 jt dan jam 1 udah pulang ke rumah itu adalah tujuan hidup, banyak juga orang yang suka dikejar-kejar deadline dan mendapatkan tantangan.

    Lagian, ngga menarik amat sih hidup lo. gaji gede, jam 1 pulang kerumah, trus mau ngapain? tidur? hahaha. bener2 ngga punya ambisi.

    memang gaji wartawang ngga besar, tapi rata-rata yang jadi wartawan itu adiktif. karena begitu banyak yang bisa ditemukan, begitu dinamis pekerjaan. makanya kadang orang menafikan soal urusan gaji.

    Dan tentu saja, dibenak orang-orang ini, meski gajinya kecil, ada yang mereka kejar. nggak kayak sampeyan, mau enak doang dan dapet gaji gede. tipikal, dan ketauan malasnya.

  15. iwan
    Posted February 18, 2010 at 7:19 pm | Permalink

    hello semua..mw nnya’ ni klo pluang untuk krja video editor dsni jg p forumnya? mngkn sm aj yg di bidang broadcast. kira2 gaji d trans brp ya untuk video editor thun ini..saya sih ad pngalaman baru setahun ini, awalnya berkarir thun 2009 kmrn di malaysia di prusahaan smcm ph gtu dan gaji saya perbulan cm RM 1500.00 klo dkurskan skitar 5jutaan gtu dan dsaat lamaran karir ini saya msh freshgraduate gtu dr universitas malaysia gtu. trus langsung aj, klo sy pulang k indo gtu kira2 bs sebsar itu gajinya? soalnya saya lbh baik hrus berjuang d tanah air sndr dr pd negeri orang. mknya sy prlu ktahui sebsr itukah gaji d tv untuk yg fresh graduate n 1exprience. masalah tunjangan hidup jg udah hmpir sm antara indo dan malay..

  16. arie
    Posted February 25, 2010 at 2:59 pm | Permalink

    gmna cra na sich klo pengen terjun ke dunia pers…???

  17. anonim
    Posted February 26, 2010 at 5:26 pm | Permalink

    yaaaaah … temen saya juga gitu, jadi wartawan radio terima amplop, padahal katanya ga boleh terima amplop. ada benernya juga sih, musti ningkatin skill …

  18. apaya
    Posted February 28, 2010 at 10:35 am | Permalink

    susah juga ternyata…jadi wartawan….kenapa beda dengan jurnalis manca negara ya…bisa liburan di bali sebulan…

  19. awang
    Posted March 3, 2010 at 1:03 pm | Permalink

    kalau mungkin ada yang tau gmn untuk jadi wrtwn kontributor tv one,sy

  20. ginanjar
    Posted March 18, 2010 at 8:21 am | Permalink

    ka gimana ya caranya kalo mau jadi jurnalis….
    apa persyaratanya…
    dan kalo mau kursus di mana ya……

    kalo bisa mah jawab..

  21. Tatto
    Posted March 29, 2010 at 2:26 am | Permalink

    Waaah seru juga niiih…gmn ya bs nimrung dimedia TV…???

  22. Posted March 30, 2010 at 7:06 am | Permalink

    wah, lmayn jg yah jdi jurnalis TV. Klo saya, yg baru 1 blan lbh magang d sbuah media cetak nasional d Jakarta dpat gaji Rp 850.000,- Kira2 itu sepadan ga, mIngat profesi saya sebagai wartawan foto yg baru mniti karier???

  23. wong@ jombang
    Posted April 27, 2010 at 3:12 am | Permalink

    semua tergantung oprangnya,bukan masalah gaji atau sebatas materi.asal kita ingat kita manusia di bekali dengan nafsu dan ambisi.asal loe sdemua tahu namannya manusia kalau ketemu duit gede matanya langsung ijo/tapi bagiq menjadi jurnalis sebagai pengawal demokrasi yang sedang berjalan di indonesia.kebanggan lagi kalau kita bisa mengangkat orang sakit yang perlu bantuan dan akhirnya ada yang m,emperhatikannya

  24. vicky
    Posted April 28, 2010 at 11:22 am | Permalink

    gw kerja disalahsatu tv berita sbg editor..ditahun pertama gaji gw lebih dr info tmn2 diatas..tapi utk jd wartawan bukan cm gaji yg diliat..wartawan hanya utk org2 yg ngga cengeng, manja..jam kerjanya pun kadang 24 jam, jadi pikir2 dulu deh yg bermental lemah

  25. Youri
    Posted May 7, 2010 at 10:40 pm | Permalink

    Kalo gaji kameraman metro tv brp sech yg fresh graduate? Ad yg tw?

  26. m nur
    Posted May 11, 2010 at 10:50 pm | Permalink

    wah enak ya… jadi jurnalis udah pd dapat gaji? sy 3 tahun jadi wartawan majalah bulanan ndk dapet gaji alias free line nyari sendiri? malah tiap bulan di wajibkan bayar 10 exsemplar. tp gue bikin enjoy aja…….

  27. awan hariyanto
    Posted May 13, 2010 at 6:47 am | Permalink

    haii temen jurnallis, pengalaman di jurnalis saya ada meski hanya lulusan SMA.
    tapi kenapa ya saya pengen masuk di wartawan TV, bisa carikan hubungan gak ?

  28. awan hariyanto
    Posted May 13, 2010 at 6:50 am | Permalink

    gimana sih caranya agar saya bisa masuk menjadi wartawan TV ???

  29. Risky_rooney
    Posted May 22, 2010 at 2:24 pm | Permalink

    mgkn saya agak lancang ngomongnya..tapi yg namanya kerja tuh gk usah deh mentingin gaji kecil or gede..
    Yg penting qt udh dpt kerja,gk nganggur lagi..
    tapi yg namanya manusia emang gk ada puasnya,,qt patut bersyukur udh diberi kerjaan dan kenikmatan,,jangan merengek bila dpt gaji kecil..jgn liat ke atas trz nanti bisa jatoh..
    coba liat apa yg udh qt punya..qt pasti seneng n bersyukur..

  30. Posted June 8, 2010 at 1:47 am | Permalink

    duh udh gede jd pngen jadi jurnalis

  31. aray
    Posted June 25, 2010 at 7:35 pm | Permalink

    enak kyanya jd jurnalis idealis ,dpt gaji n ga nyari dlpangan ga kya gw cman jd jurnalis tabloid baru dwimingguan ga da gaji cman enaknya ga byar oplah gtho…emang ga bsa gtu tmatan smu sdrajat jd wartwn TV or cetak yang dah mashur….lam knal teman2 gw nak serang banten

  32. aray
    Posted June 25, 2010 at 7:38 pm | Permalink

    skali lg tling dong pasilitasi gw biar gw d repotse banten ja

  33. wiwi
    Posted June 28, 2010 at 5:54 am | Permalink

    @wong ndeso : bukannya qt hrs menghargai setiap pekerjaan??lagipula kalo gak ada wartawan,,semua org akan bodoh dengan informasi terbaru.walaupun sy baru mahasiswa, tapi sy tau nikmatnya menjadi wartawan.masing2 pekerjaan mempunyai kenikmatan dan resiko masing2.

    jadi jangan pernah merendahkan suatu pekerjaan!

  34. yosep indra praja
    Posted July 15, 2010 at 7:22 am | Permalink

    menurut saya, gaji itu memang perlu tapi bukan gaji yang menjadikan patokan bagi seorang jurnalis stau wartawan karena jika seseorang sudah cinta pada profesi berapapun upah dia akan terima karena pekerjaan jurnalis atau wartawan adalah pekerjaan yang memang dari bakat , itu menurut saya BAKAT.

  35. Laode
    Posted July 17, 2010 at 11:28 pm | Permalink

    Saya kagum dengan pekerja jurnalis, karena kerja merekalah kita dapat menikmati berita segar setiap harinya baik berita cetak maupun siar. Kalo bicara gaji memang tidak ada habis-habisnya. Tiap orang punya motivasi berbeda-beda tentang pekerjaan. Saya pernah jadi PNS, tapi memutuskan keluar karena bagi saya apa gunanya dapat gaji buta, tapi bekerja dengan sistem dan dikelilingi (umumnya) orang-orang malas seperti itu. Salut dan terima kasih buat teman-teman pekerja jurnalis.

  36. Septiana Pratiwi
    Posted July 19, 2010 at 7:26 am | Permalink

    Saya seorang mahasiswa jurusan komunikasi, setelah baca artikel ini, jadi semangat pengen cepet2 lulus! jadi jurnalis tu enak, kerjaannnya ga ngebosenin karena bisa ketemu sama sesuatu yg baru. apalagi yg hobinya emank di dunia jurnalistik, belum lg gajihnya… hmmm…

  37. Ego dyenis
    Posted July 20, 2010 at 2:51 am | Permalink

    Saya seorang Anouncer merangkap Reporter sebuah Radio di Kab Mukomuko.
    bayaran satu bulan harus saya tambah dengan kerja lain untuk mencukupi kebutuhan. hobi begitu dasar yang ada.

2 Trackbacks

  1. [...] wartawannya. Demikian juga majalah mingguan Tempo memberikan imbalan besar bagi wartawan barunya. Berapa gaji wartawan, dari Asep Setiawan (Journalis [...]

  2. By agung “Raxephonix” Blog » Lativi berubah image on February 12, 2008 at 2:16 am

    [...] mengenai TVOne malah nemu komentar-komentar mengenai gaji wartawan yang mayoritas mengeluhkan gaji di TransTV, dan disalah satu komennya menuliskan : kata temennya [...]

Post a Comment

Your email is never published nor shared.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>